Galeri

Hikmah Di Balik Sholat Subuh

Di antara sholat-sholat yang ada,sholat Subuh adalah yang mengawali hari,ia adalah sholat paling penting yang harus dijaga betul pelaksanaannya.

Berbicara tentang Sholat Subuh,sebenarnya tidak cukup bila hanya diungkapkan oleh pena,tidak bisa diucapkan dengan kata kata,walau sefasih apapun pengucapnya,kecuali dengan firman Robbul ‘Alamin,ketika Dia bersumpah dengan waktu fajar,yang Dia tujukan kepada orang orang yang berakal.Allah berfirman :

Demi fajar,dan malam yang sepuluh,dan yang genap dan yang ganjil,dan malam bila berlalu,Pada yang demikian itu terdapat sumpah (yang dapat diterima) oleh orang orang yang berakal. (Al-Fajr (89) :1-5)

 

Kita bisa saksikan di sini,bagaimana Allah S.W.T mengawali sumpah dengan menyebut kata kata fajar.Mengingat manusia tidaklah sama tingkat pemahamannya,padahal sesuatu yang digunakan untuk bersumpah di sini amat agung nilainya,maka Allah mengkhususkannya bagi orang yang berakal.Dia berfirman,” Pada yang demikian itu terdapat sumpah ( yang dapat diterima ) oleh orang orang yang berakal.

Ibnu Katsir berkata.Li dzi hijr artinya bagi orang orang yang memiliki akal,kepandaian dan agama.Akal disebut dengan istilah hijr karena ia menghalangi pemiliknya dari melakukan berbagai perbuatan dan kata-kata yang tidak pantas.

Memang benar siapa yang akalnya tidak mampu mencegah dari sikap meremehkan sholat,ia tidak layak disebut orang berakal seperti yang dikabarkan oleh Allah.

Sungguh,bagi yang merenungi konteks ayat ini,akan melihat betapa kuat dorongan dan anjuran untuk melaksanakan sholat subuh.Bagaimana tidak,karena kita melihat sendiri di dalamnya terhimpun semua makna ruhiyah yang melembutkan hati dan sekaligus melenyapkan kekerasannya.

Ayat ayat ini bukan sekedar kata kata dan lafazh,ia adalah nafas-nafas yang terkandung dalam waktu fajar,dan titik-titik embun yang bercampur wewangian,seruan keselamatan yang melegakan hati,bisikan lembut untuk ruh,sentuhan yang diarahkan kepada hati,itulah fajar,udara yang familiar dan sangat menyenangkan,di saat spirit ibadah yang khusyu bertemu dengan nafas alam yang tenang,di saat ruh-ruh yang tunduk beribadah dan ruh ruh malam hari pilihan,serta ruh subuh yang indah saling memberikan respon.

Waktu Subuh,yang merupakan saat-saat kehidupan mulai bernafas dalam kemudahan,kegembiraan,senyuman,keakraban,kecintaan dan kerelaan hati.Saat di mana alam yang tertidur mulai bangun pelan-pelan,seolah nafas-nafasnya saling berbisik,dan seolah suasana merekahnya adalah doa.

Sumber: Hikmahsholat.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s